Dalam membuat surat resmi atau dinas, nomor surat adalah bagian penting yang tidak boleh ditulis sembarangan. Pasalnya, setiap huruf, setiap angka mempunyai arti tersendiri. Melalui nomor surat kita bisa mengetahui siapa yang membuat, jenis suratnya apa, bulan tahun berapa surat dibuat serta berapa kali dalam mengeluarkan surat.
Lima komponen yang mestinya ada dalam penomoran Surat Dinas diambil dari berbagai macam sumber:
- Kode Surat
- Nomor urut surat dikeluarkan
- Instansi yang mengeluarkan
- Bulan dikeluarkan surat
- Tahun berjalan
Kelima komponen tersebut penulisannya dipisahkan dengan garis miring.
Contoh penulisannya: 421.2/027/DP/VII/2021
Kode 421.2 dengan rincian 421 = kode surat untuk sekolah, sub kode .2 = kode Sekolah Dasar
Kode 027 = urutan surat keluar
Kode DP (Dinas Pendidikan) = Kode instansi yang mengeluarkan
Kode VII = Kode bulan ke tuju
Kode 2021 = kode tahun dikeluarkan surat tersebut
Pada instansi tertentu kadang kita juga menjumpai adanya penulisan nomor tidak mencantumkan lima komponen seluruhnya. Sebaiknya bersikap luwes dan tetap menjunjung tinggi toleransi dalam pembuatannya. Yang penting komponen Kode Suratnya jelas tertulis.
Berikut kami sajikan 500 Klasifikasi Kode Surat Dinas. Silakan manfaatkan kolom pencarian untuk memudahkan pencarian kode. Semoga bermanfaat..